Uji Akurasi Arah Kiblat Masjid Baitul Makmur UNESA Menggunakan Theodolite

Authors

  • George Asad Haibatullah El Masnany George UIN Sunan Ampel Surabaya Author
  • Muhammad Syahudin UIN Sunan Ampel Surabaya Author
  • Indri Wanapsari UIN Sunan Ampel Surabaya Author
  • Fahmi Torikil Ghufron UIN Sunan Ampel Surabaya Author
  • Nur Laili Holisatun Haniah UIN Sunan Ampel Surabaya Author
  • Adi Damanhuri UIN Sunan Ampel Surabaya Author

Keywords:

Arah kiblat, theodoliote, akurasi

Abstract

Arah kiblat merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan salat karena menjadi syarat sah sekaligus simbol kesatuan umat Islam dalam menghadap Ka‘bah di Masjidil Haram. Oleh karena itu, arah kiblat perlu ditentukan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat keakuratan arah kiblat Masjid Baitul Makmur Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan menggunakan alat ukur modern berupa theodolite. Penelitian dilakukan dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung azimut kiblat berdasarkan koordinat geografis dan pengukuran langsung menggunakan theodolite, sedangkan metode kualitatif dilakukan melalui pengamatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah kiblat masjid berada pada azimut 294° 3’ 3,57” UTSB dengan deviasi sekitar 5° dari arah yang seharusnya karena melebihi batas toleransi syar‘i, hasil ini menunjukkan bahwa penyesuaian arah shaf salat harus dilakukan agar arahnya semakin tepat ke Ka’bah. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan alat ukur modern seperti theodolite dapat meningkatkan ketepatan arah kiblat sekaligus memperkuat integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan

References

Bukhārī, M. ibn I. al-. (1422). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. al-Ṭabʿah al-Sulṭāniyyah. https://shamela.ws/book/1681

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Juli Rakhmadi Butar-Butar, A., Rudi Setiawan, H., & Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. (2018). Pengakurasian Arah Kiblat Di Lingkungan Cabang Muhammadiyah Medan Denai. Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan, 4(1), 12–30. https://doi.org/10.30596/jam.v4i1.1932

Ismail, I., T. Yasin, D., & Zulfiah. (2021). Toleransi Pelencengan Arah Kiblat di Indonesia Perspektif Ilmu Falak dan Hukum Islam. Al-Mizan, 17(1), 115–138. https://doi.org/10.30603/am.v17i1.2070

Izzudin, A. (2020). Ilmu Falak Praktis. Pustaka Rizki Putra.

Justan, R., & Aziz, A. (2024). Penelitian Kombinasi (Mixed Methods).

LPMQ. (2022). Qur’an Kemenag. Lajnah Pentashihan mushaf Al-Qur’an. https://quran.kemenag.go.id/

Maryanto. (2022). Akurasi Perhitungan Ijtimak Awal Bulan Menggunakan Algoritma Jean Meeus Terkoreksi [Disertasi]. UIN Walisongo Semarang.

Muhammad, H. N., Sekardila, T., & Dahtiana, T. (2025). Legitimasi Penafsiran DI/TII Sensen Komara tentang Perubahan Arah Kiblat: Analisis Penafsiran QS. Al-Baqarah 142-144. Studia Quranika, 9(2), 251–268. https://doi.org/10.21111/studiaquranika.v9i2.13510

Mukarram, Akh. (2020). Ilmu Falak Dasar-Dasar Hisab Praktis. Grafika Media : Sidoarjo.

Nurqolbi Dy, Y., Al Aulia Alpaten, U. A., & Kurniawan, K. (2024). Kajian Penentuan Arah Kiblat Dengan Sensor Magnetik Kompas Android. Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy, 3(2), 193–210. https://doi.org/10.47766/astroislamica.v3i2.3429

Prameswari, Z. G. (2021). Deskripsi Penentuan Awaln Bulan Kamariah Menurut Pandangan Al-Irsyad Al-Islmiyah. Elfalaky: Jurnal Ilmu Falak, 5(1), 84. https://doi.org/10.24252/ifk.v5i1.23945

Rn, B. I. (2017). PERANAN ARAH KIBLAT TERHADAP IBADAH SHALAT. DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum, 15(2), 247–260. https://doi.org/10.35905/diktum.v15i2.439

Sado, A. B. (2019). PENGARUH DEKLINASI MAGNETIK PADA KOMPAS DAN KOORDINAT GEOGRAFIS BUMI TERHADAP AKURASI ARAH KIBLAT. AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.20414/afaq.v1i1.1843

Downloads

Published

2026-02-25